PERISTIWA KERASULAN
NABI MUHAMMAD SAW
Nabi Muhammad adalah Nabi dan Rasul terakhir yang ditunjuk oleh Allah Sehingga tidak ada lagi Nabi atau Rasul setelah Nabi Muhammad wafat Sebelum Nabi Muhammad ditunjuk oleh Allah sebagai Rasulnya Nabi Muhammad senang melakukan tafakkur di Gua Hiroh.
Tafakkur artinya menyendiri dan merenungkan sesuatu. Nabi Muhammad menyendiri di gua untuk menjauhkan diri dari kesenangan dunia. Nabi Muhammad juga merenungkan ahlak tercela yang sering dilakukan oleh masyarakat Mekah. Nabi Muhammad banyak merenung memikirkan perbuatan kaumnya dan berdoa agar kaumnya diberi petunjuk. Beberapa kali Khotijah menjenguk beliau untuk memberikan dukungan dan semangat.
Turunya Wahyu yang pertama.
Peristiwa turunnya wahyu yang pertama dialami Nabi Muhammad SAW ketika beliau berusia 40 tahun. Pada saat itu beliau sedang melakukan tafakkur di Gua Hiro. Peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 17 Ramadan tahun 610 Masehi, tahun ketika dari pengasingan Nabi Muhammad SAW di Gua Hiro. Allah SWT memberikan rahmatnya kepada seluruh umat manusia dengan diutusnya Nabi Muhammad.
Ketika Nabi Muhammad SAW berusia 40 tahun, tampaklah tanda-tanda kerasulan pada dirinya. Nabi Muhammad SAW sering mengalami mimpi yang benar. Nabi Muhammad mengalami mimpi tersebut selama 6 bulan. Sampai pada suatu malam, beliau menjalani peristiwa luar biasa, tepatnya pada tanggal 17 Ramadhan atau ketika itu Nabi Muhammad SAW sedang berkhalwat atau bertafakur di Gua Hira Memohon petunjuk oleh Allah SWT Tiba-tiba datanglah Malaikat Jibril atas izin Allah menemui Nabi Muhammad Dengan wujud asli Malaikat, Malaikat Jibril datang dan merangkul beliau dengan sangat kuat Sehingga beliau susah bernafas Kemudian Malaikat meminta Nabi Muhammad untuk membaca suatu lafal Yaitu Ikro, bacalah.
Karena Nabi Muhammad adalah seorang ummi, tidak bisa baca tulis, beliau menjawab, aku tidak bisa membaca. Lalu malaikat mengulang perintah tersebut sebanyak tiga kali. Tetapi Nabi tetap menjawab dengan jawaban yang sama. Akhirnya, Malaikat Jibril membimbing Nabi Muhammad SAW untuk membaca surat Al-Alaq ayat 1-5 sebagai wahyu pertama yang diturunkan oleh Allah SWT.
Setelah mengalami peristiwa tersebut, Nabi Muhammad turun dari Gua Hiro dan pulang dalam keadaan ketakutan dan bingung. Nabi Muhammad gemetar, ketakutan badannya menggigil dan berkeringat. Khodijah merasa khawatir, Nabi Muhammad meminta istrinya untuk menyelimutinya. Beliau berkata, "Selimuti aku, selimuti aku." Kemudian Khotijah menyelimuti Nabi.
Turunya Wahyu yang kedua
Nabi Muhammad s.a.w. mulai ragu dengan yang dialimanya itu Nabi Muhammad selalu datang ke Gua Hiro seperti kebiasaan sebelumnya Namun ketika Nabi Muhammad sedang berjalan di suatu tempat Tiba-tiba beliau mendengar suara gemuruh dari langit Suara itu semakin dekat dan terdengar suara memanggil Ya Muhammad engkau adalah utusan Allah Nabi Muhammad merasa takut dan tubuhnya bergetar mendengar suara tersebut.
Nabi Muhammad pun segera pulang dan meminta Khodijah untuk menyelimutinya. Ketika sedang berselimut, turunlah wahyu yang kedua yaitu surat Al-Mudadzir ayat 1-7. Nabi Muhammad SAW berdakwah. Setelah turunnya wahyu yang kedua, saat itulah Nabi Muhammad diangkat menjadi seorang Rasul. Wahyu kedua atau surat Al-Mudadzir tersebut berisi tentang perintah untuk berdakwah agama Islam. Nabi Muhammad diperintahkan untuk memberikan peringatan kepada umatnya
Nabi Muhammad menerima wahyu dari Allah secara berangsur-angsur atau bertahap Yaitu selama 23 tahun Setelah menerima wahyu surat Al-Mudasir tersebut Nabi Muhammad segera melakukan dakwah Dakwah tersebut dilakukan secara diam-diam Beliau melakukan dakwah kepada keluarganya dan para sahabatnya.
Orang yang pertama kali menerima ajakan Nabi Muhammad adalah Khodijah, Dialah wanita yang pertama kali masuk Islam Orang kedua yang masuk Islam adalah Ali bin Abi Talib Orang berikutnya yang masuk Islam adalah Abu Bakar As-Siddiq Sahabat Nabi yang paling dekat dan setia sejak masa kanak-kanak.
Abu Bakar As-Siddiq berhasil mengajak beberapa temannya untuk masuk Islam. Dengan dakwah secara diam-diam ini, belasan orang masuk Islam. Orang-orang itu disebut As-Sabiqunal Awalun, yang artinya orang-orang yang pertama kali memeluk agama Islam. Nabi Muhammad SAW mengajarkan kepada kaum muslimin dengan ajaran kebaikan. Sikap-sikap terpuji yang beliau lakukan seperti rendah hati, berani, membelai yang benar, dan bersikap kasih sayang terhadap sesama. Sehingga banyak orang yang mengagumi akhlak beliau dan kemudian masuk Islam.
Kesimpulan
Nabi Muhammad SAW adalah Nabi dan Rasul terakhir yang diutus Allah. Sebelum diangkat menjadi Rasul, beliau sering melakukan tafakkur di Gua Hiroh untuk merenungkan kondisi masyarakat Mekah. Wahyu pertama turun pada usia 40 tahun, tepatnya tanggal 17 Ramadan 610 M, saat beliau sedang bertafakkur di Gua Hiroh. Malaikat Jibril datang dan memerintahkan Nabi Muhammad membaca, meskipun beliau tidak bisa membaca, akhirnya wahyu surat Al-Alak ayat 1-5 diturunkan. Setelah itu, Nabi Muhammad mengalami ketakutan dan bingung, didukung oleh istrinya Khotijah. Wahyu kedua turun berupa surat Al-Mudadzir ayat 1-7 yang memerintahkan Nabi untuk berdakwah. Dakwah dilakukan secara diam-diam kepada keluarga dan sahabat, dimulai dari Khotijah, Ali bin Abi Talib, dan Abu Bakar As-Siddiq. Dakwah ini menghasilkan kelompok awal Islam yang disebut As-Sabihul Awalun. Nabi Muhammad mengajarkan akhlak mulia seperti rendah hati, berani, dan kasih sayang, sehingga banyak orang terinspirasi dan masuk Islam.
👇👇📝

