Materi Pokok : sikap taat dan patuh terhadap Allah Swt., rasul-Nya, kedua orangtua,
dan guru.
Ayo belajar
Taat secara bahasa adalah senantiasa tunduk dan patuh. Secara istilah taat adalah tunduk dan patuh, baik terhadap perintah Allah SWT., Rasul-Nya, Orangtua, guru maupun ulil amri (pemimpin).
A. Taat kepada Allah Swt.
Allah Swt. memenuhi segala yang kita minta. Bahkan yang tidak kita minta pun Allah Swt. telah memenuhinya. Misalnya, kita tidak pernah berdoa kepada Allah Swt. agar ketika kita dilahirkan ke dunia nanti dilengkapi dengan pancaindra yang lengkap, tetapi Allah Swt. langsung memenuhinya. Masih banyak lagi rezeki dari Allah Swt. yang tidak mungkin kita sebut satu persatu.
Bagaimanakah cara taat kepada Allah Swt.?
Berikut beberapa perbuatan yang bisa kita lakukan sebagai ungkapan ketaatan kita kepada Allah Swt. dan rasa syukur atas karunia rezeki yang tiada terhingga:
- melaksanakan shalat di awal waktu, dan lebih utama jika dilaksanakan secara berjamaah
- menjalankan puasa, baik puasa Ramadhan maupun puasa sunnah
- Berinfaq, bersedekah, dan menunaikan zakat
- Selalu mengingat Allah Swt. dengan berzikir setiap saat, tidak hanya waktu selesai shalat
- mempergunakan rezeki yang diterima di jalan kebaikan yang diridhai oleh Allah Swt.
- berperilaku yang islami sesuai tuntunan Allah Swt. dan Rasul-Nya.
B. Taat kepada Rasul
1. Arti Taat kepada Rasul
Taat kepada rasul berarti mengikuti semua ajaran yang dibawanya.
Dalam hal ini adalah ajaran agama Islam. Semua rasul yang diutus Allah Swt. membawa risalah agama Islam. Setelah meyakini ajarannya, kita wajib mengikuti dan mengamalkannya. Tidak akan ada gunanya jika kita hanya meyakini, tetapi enggan untuk mengamalkanya. Misalnya, tidak mengerjakan shalat, enggan berzakat, serta tidak mau bersedekah.
Sesungguhnya semua yang diajarkan para rasul merupakan perintah dari Allah Swt. Kalau tidak menaati apa yang diperintahkan rasul, berarti kita tidak menaati Allah Swt..
2. Cara Menaati Rasul
Cara- cara menaati rasul, antara lain:
- mengetahui riwayat kehidupan para rasul, terutama Rasulullah Saw. dan ajaran yang dibawanya;
- membenarkan berita yang disampaikan para rasul;
- mengamalkan syariat yang dibawanya, dalam hal ini syariat Nabi Muhammad Saw. sebagai nabi dan rasul terakhir;
- mencintai dan membela para rasul, terutama Rasulullah Saw.
- meneladani kehidupan para rasul;
- menghidupkan Sunnah Rasulullah Saw.
C. Taat kepada Orangtua
Orangtua berjasa sangat besar terhadap hidup anak-anaknya. Andaikan harta yang dimiliki seorang anak digunakan untuk membalas jasa orangtuanya, belum tentu bisa sebanding dengan jasa dan pengorbanan orangtuanya.
Orangtua melahirkan anaknya ke dunia, merawat, mengasuh, membesarkan dan mendidiknya. Begitu besar jasa orangtua kepada anak-anaknya. Karena itu sudah sepatutnya anak berterima kasih kepada orangtuanya dengan cara berbuat baik, menghormati dan menaatinya.
Allah Swt. berfirman:
وَقَضٰى رَبُّكَ اَلَّا تَعْبُدُوْٓا اِلَّآ اِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسٰنًاۗ
Artinya: “Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak…” (QS. Al-Isra[17]:23)
Allah Swt. memerintahkan kepada manusia untuk selalu patuh dan taat kepada kedua orangtuanya. Sebagai balas budi kita terhadap mereka maka kita harus patuh dan taat kepada mereka berdua.
Orangtua adalah manusia yang sangat berjasa kepada kita. Beliau berdua rela melakukan apapun demi kebahagiaan anak-anaknya.
Berikut ini beberapa alasan mengapa kita harus patuh dan hormat kepada orangtua kita:
1. orangtua yang melahirkan kita
2. beliau berdua mengasuh anaknya sejak bayi hingga dewasa
3. doa orangtua kita selalu tercurahkan untuk keberhasilan
dan kesuksesan kita
4. orangtua bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan
keluarganya
5. Perintah Allah Swt. dan Rasulullah Saw. untuk selalu
berbakti kepada orangtua.
berikut ini beberapa cara menghormati orangtua antara lain:
- menuruti perintahnya selama tidak bertentangan dengan agama
- berbicara yang sopan kepada beliau berdua
- selalu menampakkan wajah ceria (tersenyum) di hadapan beliau
- rajin berdoa untuk keselamatan orangtua baik di dunia maupun di akhirat
- tidak melakukan perbuatan yang dilarang oleh orangtua
- merawat beliau ketika sakit.
D. Hormat dan Patuh kepada Guru
Bagaimana kita hormat dan patuh terhadap guru kita?
Beberapa ciri dari sikap patuh dan taat kepada guru adalah sebagai berikut:
1. Sopan santun
2. Menghargai
3. Taat
Sikap hormat dan patuh tersebut dapat diwujudkan dalam perbuatan sehari-hari.
Berikut adalah contoh perbuatan yang mencerminkan hormat dan patuh pada guru:
- memperhatikan pengajaran yang diberikan oleh guru
- mengerjakan semua tugas yang diberikan oleh guru
- melaksanakan segala nasihat guru
- mengucapkan salam ketika berjumpa dengan guru
- mencium tangan guru ketika bersalaman
- tidak melupakan kebaikan guru
- berdiri menyambut guru
- bertanya sesuatu yang belum dipahami dengan sopan
- tidak mendahului dan memutuskan pembicaraan.
RANGKUMAN
1. Allah Swt. adalah Tuhan yang wajib disembah oleh seluruh makhluk yang ada di dunia ini. Alam semesta ini diciptakan oleh Allah Swt. untuk memenuhi kebutuhan manusia.
2. Rasul adalah utusan Allah Swt. Rasul yang wajib kita percayai berjumlah 25 orang rasul, dan rasul terakhir adalah Nabi Muhammad Saw.
3. Kita menaati rasul dengan cara melaksanakan ajaran yang beliau bawa dari Allah Swt.
4. Melalui belajar al-Qur’an dan Hadis, berarti kita menaati Rasulullah Saw..
5. Orangtua adalah manusia yang sangat berjasa kepada kita. Beliau berdua rela melakukan apapun demi kebahagiaan anak-anaknya. Ridha Allah Swt. bergantung kepada ridha orangtua. Demikian pula kemurkaan Allah Swt. juga bergantung kemurkaan orangtua.
6. Orang yang juga sangat berjasa kepada kita adalah guru. Guru telah mendidik kita dan mengajari kita tentang banyak hal. Sebelumnya tidak tahu menjadi tahu dan pintar. Itulah salah satu alasan kita harus menghormati guru.