MENGHINDARI SIKAP TERCELA MELALUI KISAH TSA’LABAH
Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan pengamatan, siswa dapat memahami cara menghindari sifat kikir dan kufur nikmat dalam kisah Tsa'labah dengan benar.
Melalui kegiatan diskusi, siswa dapat mengomunikasikan cara menghindari kikir dan kufur nikmat dengan tepat.
A. Kisah Tsa’labah
Kisah Tsa‟labah adalah salah satu sahabat Rasulullah Saw yang ketika miskin rajin beribadah namun dengan lelahnya menjadi orang miskin akhirnya minta Rasulullah Saw agar mendoakannya menjadi orang kaya. Rasulullah Saw mengabulkan permintaannya, akhirnya jadilah Tsa‟labah menjadi kaya raya. Dan apa yang terjadi?
Tsalabah lupa mengerjakan shalat berjamaah di masjid bersama Rasulullah Saw. Bahkan lupa mengerjakan Shalat Jumat karena kesibukannya mengurus hewan ternak.Selain melupakan janjinya, Tsalabah juga enggan membayar zakat.
Tsalabah termasuk orang yang tidak mentaati Allah Swt. dan Rasulnya. Tsalabah juga termasuk orang yang tamak, sombong, dan kufur nikmat. Setelah hewan ternaknya banyak, waktunya hanya dipergunakan untuk mengurusi hewannya dan memikirkan bagaimana supaya ternaknya terus bertambah dan bertambah.
Audio visual tentang Tsa'labah 🎦
Demikianlah kisah Tsalabah, Allah sangat murka kepada orang yang berakhlak tercela, seperti tergambar dalam Al-Qur'an Surah At-Taubah ayat 75-78
وَمِنْهُمْ مَّنْ عٰهَدَ اللّٰهَ لَىِٕنْ اٰتٰىنَا مِنْ فَضْلِهٖ لَنَصَّدَّقَنَّ وَلَنَكُوْنَنَّ مِنَ الصّٰلِحِيْنَ
فَلَمَّآ اٰتٰىهُمْ مِّنْ فَضْلِهٖ بَخِلُوْا بِهٖ وَتَوَلَّوْا وَّهُمْ مُّعْرِضُوْنَ
فَاَعْقَبَهُمْ نِفَاقًا فِيْ قُلُوْبِهِمْ اِلٰى يَوْمِ يَلْقَوْنَهٗ بِمَآ اَخْلَفُوا اللّٰهَ مَا وَعَدُوْهُ وَبِمَا كَانُوْا يَكْذِبُوْنَ
Artinya:
Dan di antara mereka ada orang yang telah berikrar kepada Allah: "Sesungguhnya jika Allah memberikan sebahagian karunia-Nya kepada Kami, pastilah Kami akan bersedekah dan pastilah Kami termasuk orang orang yang saleh (75).
Maka setelah Allah memberikan kepada mereka sebahagian dari karunia-Nya, mereka kikir dengan karunia itu, dan berpaling, dan mereka memanglah orang-orang yang selalu membelakangi (kebenaran (76).
Maka Allah. menimbulkan kemunafikan pada hati mereka sampai kepada waktu mereka menemui Allah , karena mereka telah memungkiri terhadap Allah apa yang telah mereka ikrarkan kepada-Nya dan juga karena mereka selalu berdusta (77).
Mereka tahu bahwasanya Allah mengetahui rahasia dan bisikan mereka, danbahwasanya Allah amat mengetahui segala yang ghaib (78).”
B. Mengambil Hikmah Dari Kisah Tsa’labah
Sebagai anak muslim harus menghindari sifat-sifat tercela yang dimiliki oleh Tsalabah, diantaranya dengan cara: menjaga mulut, telinga, mata, tangan dan hati kita agar selalu mengingat kebesaran Allah Swt. Menyadari bahwa akhlak tercela akan menyiksa diri kita sendiri. Menyadari bahwa ingkar janji akan mendatangkan laknat Allah Swt.
Adapun hikmah yang dapat kita ambil dari kisah Tsa'labah adalah:
1. Akhlak tercela dapat membahayakan dan merugikan diri sendiri dan orang lain.
2. Sifat-sifat tercela, yang dimiliki Tsa‟labah, antara lain tidak menepati janji, kikir, sombong, kufur nikmat, dan dzalim
3. Kufur nikmat berarti mengingkari pemberian Allah Swt. dengan cara menyalahgunakannya, melalaikannya, atau memakainya untuk jalan yang dibenci (tidak diridhai) oleh Allah Swt.
4. Ibadah yang dilanggar Tsa‟labah adalah zakat dan salat.
5. Akibat berperilaku tercela
- a. dimurkai Allah Swt.
- b. tidak disenangi sesama
- c. kesengsaraan di dunia dan azab di akhirat
- a. Selalu beribadah, baik ketika sempit maupun lapang
- b. Selalu syukur nikmat terhadap apa yang dikaruniakan Allah Swt.
- c. Menghindari sifat takabur dan kikir
- d. Beribadah hanya karena Allah
- Apakah permintaan Tsa'labah kepada Nabi Muhammad Saw.?
- Sebutkan 4 perilaku tercela Tsa'labah yang harus kalian hindari?
- Menurut pendapatmu bagaimana cara menghindari perilaku tercela?
- Apa akibatnya jika kalian berperilaku tercela?
- Sebutkan 3 hikmah dari kisah Tsa'labah!